Waspada ! terjadi di Maros, Modus penipuan rental mobil dengan jaminan KTP Palsu

Waspada ! terjadi di Maros, Modus penipuan rental mobil dengan jaminan KTP Palsu
Mobil Rental di Maros, Sulawesi Selatan


MAROS - Nasib sial dialami oleh Lk. AL, warga dusun Pakalli Ds. Alatengae Kecamatan Bantimurung Maros ini baru saja tertipu oleh pelaku yang mengaku bernama Ramli.

Berawal ketika pelaku yang mengaku bernama Ramli, mendatangi rumah Lk. AL untuk merental mobil (Minggu/20/11/2016) pukul 21.00 wita, dengan alasan akan mengantar kerabatnya yang sakit ke Rumah sakit Wahidin Makassar, memberi jaminan berupa KTP dan uang tunai Rp. 250.000 akhirnya Lk. AL bersedia merentalkan kendaraan Toyota Avanza G warna putih.

Bermaksud menolong ternyata setelah 2 hari kendaraan yang direntalkan kepada lelaki yang mengaku Ramli itu belum juga dikembalikan, korban lalu memeriksa KTP yang dijaminkan dan diduga KTP tersebut palsu karena alamat yang tertera di KTP desa dan kecamatannya berbeda.

Sadar telah menjadi korban penipuan lelaki AL kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Bantimurung.

“saya percaya pak karena orang tersebut tidak ada penampilan yang mencurigakan , karena menyimpan KTP dan uang jaminan serta alasan untuk mengantar orang sakit jadi saya tidak curiga sama sekali” ujar Lk. AL

Kapolsek Bantimurung AKP Jumahir juga membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tentang kasus penipuan yang dialami oleh Lk. AL dan sudah memerintahkan Anggotanya untuk melakukan penyelidikan serta mencari pelaku sesuai ciri-ciri yang telah diterangkan oleh Korban.

“Ini bukan modus baru, menggunakan KTP Palsu untuk merental mobil, Jadi… kepada pemilik usaha rental car agar berhati-hati dan jangan mudah percaya kepada pemakai jasa rental mobil yang baru dikenal” jelas Kapolsek. (tribratanewspolresmaros.com)

Mobil Rental Digelapkan, Pelaku langsung di Bone Diringkus Polisi

Mobil Rental Digelapkan, Pelaku langsung di Bone Diringkus Polisi
Pelaku penggelapan mobil rental


Gelapkan Mobil Rental, Pengusaha Pupuk di Bone Diringkus Polisi

BONE - Suradi, 37 tahun, warga Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, ditangkap aparat Kepolisian Sektor Tanete Riattang karena menggelapkan mobil rental.

Pria yang berprofesi sebagai pengusaha pupuk ini diringkus Anggota Satuan Resmob Polsek Tanete Riattang bersama dengan anggota Resmob Polres Luwu Utara di Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada Rabu 23 November 2016, sekira pukul 03.00 WITA. 

Randi selaku pemilik Mobil Rental menuturkan bahwa, selama dua bulan pelaku selalu menghindar saat ditagih biaya sewa mobil Xenia Xi yang direntalnya itu. Padahal pelaku hanya menyewa mobilnya hanya satu hari saja yakni pada tanggal 23 September 2016 saja.

Tidak hanya itu, sejak dia mencium gelagat pelaku, dia pun berinisiatif untuk mendatangi rumah pelaku namun pelaku tidak pernah berada di rumah, hingga akhirnya dia berpapasan dengan mobilnya yang tengah dikemudikan pelaku di daerah Kecamatan Ulaweng, Bone.

"Pas dua bulan dia pakai mobil saya, dia tidak bayar, malah mobil saya ini platnya diganti dari DD 1464 AA menjadi DD 555 AM dan dijadikan mobil penumpang jurusan Bone-Palopo," ungkap Randi kepada Bonepos.com, Kamis malam 24 November 2016.

Lebih jauh Randi menjelaskan, bahwa untuk mendapatkan kembali mobilnya sekaligus menangkap pelaku, dia terpaksa ikut bersama dengan anggota Kepolisian saat melakukan pengejaran hingga berhari-hari.

"Jadi dia (pelaku) dikejar dari Taccipi, Amali, Gowa, Takalar, Sidrap, Palopo, Masamba, sampai di Luwu Utara tepatnya 30 kilo dari Masamba dan masuk ke kebun sawit dan akhirnya berhasil ditangkap," jelasnya.

Akibat dari perbuatan pelaku, lanjut Randi dirinya mengalami kerugian sebesar Rp 10 juta. Pasalnya dalam kurun waktu dua bulan mobilnya dalam penguasaan pelaku Dia sama sekali tidak pernah dibayar.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku berikut barang buktinya tengah dalam perjalanan dari Luwu Utara menuju ke Mapolsek Tanete Riattang, Bone. (bonepos.com)

Gadai Mobil Rental , Polsek Mamajang Amankan 3 Pelakunya

Gadai Mobil Rental , Polsek Mamajang Amankan 3 Pelakunya
Mobil Rental di Makassar

MAKASSAR – Modus penipuan menggadaikan mobil rental, seakan-akan adalah milik pelaku sendiri telah banyak menelan korban. Salah satu korbannya, Sarifah (46), yang mendatangi Mapolsek Mamajang Makassar, Kamis (17/11/2016).


Kedatangannya ke Mapolsek Mamajang untuk melaporkan penipuan yang dilakukan tersangka Nining, yang sudah mendekam di balik jeruji besi. Di hadapan polisi, korban ini mengaku dirinya ditipu oleh Nining, yang menjadi tahanan Polsek Mamajang untuk kasus penipuan dengan modus yang sama, menggadaikan mobil rental.

Korban menceritakan mobil rental jenis Avanza Veloz digadaikan oleh pelaku. Ia percaya begitu saja, karena pelaku menunjukkan bukti BPKB dan STNK kendaraan. Korban pun tanpa berpikir panjang, meminjamkan uang tunai Rp80 juta, yang dijanjikan pelaku akan dikembalikan dalam tempo 3 (tiga) bulan akan datang.

Namun setelah 3 bulan berlalu, pelaku belum juga nongol menepati janjinya mengembalikan uang pinjaman. Lain yang didiharapkan, ternyata lain juga datang. Bukannya pelaku yang datang ingin menebus pinjaman dengan menggadaikan mobil itu, tapi seorang yang mengaku pemilik mobil datang bersama polisi.

Tentu saja korban merasa malu. Ia pun baru menyadari jika telah ditipu oleh pelaku yang sudah ditahan di penjara Mapolsek Mamajang.

“Sayamemberikan uang pinjaman karena alasannya sangat membutuhkan Rp80 juta. Mobil yang akan digadaikan itu langsung saya pegang dengan surat BPKB dan STNK, ternyata setelah dperiksa teliti semua bukti kepemilikan kendaraan itu palsu,” paparnya.

Sementara itu, anak korban bernama Megawati (31) menambahkan, awal perkenalan ibunya dengan wanita pelaku penipuan yang mengaku dengan nama Nining. Pelaku mendatangi ibunya untuk meminjam uang Rp80 juta dengan jaminan menggadaikan mobil Avanza, yang ternyata adalah mobil yang dirental oleh pelaku.

“Pelaku itu datang sendiri mau meminjam uang. Dia kasih bukti surat mobil BPKB dan STNK, ternyata semuanya palsu. Ibu saya tertipu,” kesalnya.

Sebelumnya, ada juga korban lainnya pernah tertipu oleh pelaku Nining dengan modus yang sama. Ia juga didatangi oleh seorang wanita bernama Diana (40), dengan maksud hendak menggadaikan mobilnya senilai Rp20 juta.

Sementara itu Kanit Rekrim Polsek Mamajang AKP Aris Sumarsono mengatakan, pelapor Sarifah merupakan korban kedua dari pelaku yang telah diamankan. Dikatakannya, sudah terdapat 3 korban yang mengaku telah ditipu oleh Nining.

“Sudah ada tiga korbannya melapor. Mereka kena tipu saat pelaku melancarkan aksinya dengan modus rental mobil lalu, digadaikan. Kasus ini akan kami tindaklanjuti,” Aris.

AKP Aris menyebutkan, pihaknya sudah mengamankan 3 pelaku penipuan gadai mobil. Mereka diamankan aparat sejak 2 (dua) pekan lalu. Mereka yang diamankan bernama‎ Fitri, Risma dan satu orang pria bernama Lukman.

“Mereka kami amankan ketika melancarkan aksinya. Kala itu mereka mau menggelapkan kendaraan rental, lalu menggadaikannya. Namun aksinya kami gagalkan,” pungkasnya.

Aparat kepolisian masih terus mengembangkan kasus penipuan tersebut. Karena keterangan para tersangka menyebutkan sejumlah komplotannya ‎dan identitasnya telah dikantongi.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap komplotan yang lain yang identitasnya sudah kami kantongi,” ungkap Aris. (lintasterkini.com)