Dishub Enrekang Incar Rental Mobil Ilegal

Dishub Enrekang Incar Rental Mobil Ilegal

ENREKANG - Dinas Perhubungan Enrekang akan menindak pengusaha rental mobil yang tidak memiliki izin operasional.

Hal itu lantaran tidak satupun rental mobil di Enrekang yang mengantongi izin.

"Berdasarkan perundang-undangan, setiap usaha angkutan mobil travel harus memiliki izin operasi atau trayek, dan mobil rental masuk dalam kategori itu," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Enrekang, Muzakkir kepada TribunEnrekang.com di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Kelurahan Leoran, Kecamatan Enrekang, Senin (16/1/2017).

Undang-undang yang dimaksudnya adalah nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan.

Muzakkir menjelaskan, pihaknya sudah mensosialisasikan hal itu kepada para pengusaha rental.

"Inikan menyangkut keselamatan para pengguna jasa rental apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk memberi mereka asuransi jiwa," ujar Muzakkir.

Muzakkir menambahkan, akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian Enrekang dan Jasa Raharja untuk menindak usaha rental yang tidak berizin.(tribunenrekang)

Mobil Rental di Pare Pare 3 kali Digelapkan

Mobil Rental di Pare Pare 3 kali Digelapkan

PARE PARE - Pengusaha rental mobil di Kota Parepare resah dengan maraknya penggelapan yang terjadi bagi konsumen yang menggunakan jasa sewa mobil di Kota Bandar Madani ini.

Salah satu pengusaha rental mobil di Parepare, Hamsi mengatakan, banyaknya penggelapan mobil rental tersebut membuat Persatuan Pengusaha Rental mobil bersama-sama melapor di Polres Parepare.


Bagi anda yg berada di Makassar ingin ke Pare -Pare, atau tujuan lainnya
Silahkan kontak kami - Tlp.Wa : 0812-4111-0453
https://jasarentalmobilmakassar.com/


"Kita pengusaha rental mobil secara bersama melapor di Polres karena maraknya penggelapan mobil akhir-akhir ini dan pelakunya baik laki-laki maupun perempuan," jelas Hamsi, Selasa (3/1/2017).

Adapun laporan penggelapan yang sudah di lapor ke polisi, kata Hamsi, diantaranya, mobil jenis Xenia warna putih miliknya yang pelakunya bernama Asri, warga Atletik, Kecamatan Ujung dan dua unit milik Abdul Gaffar yang digelapkan, Salmarani, warga Atletik

Kedua pelaku penggelapan mobil ini sendiri merupakan warga Parepare masing-masing Asri yang diduga selama ini bekerja di Pembiayaan di Makassar sementara pelaku lain, Salmarani merupakan Ibu Rumah Tangga.

Pelapor pun sebelumnya sempat mengeluh karena lambangnya tindakan aparat kepolisian dalam menangani laporan dari masyarakat tersebut dan terpaksa membentuk tim pencari internal guna menelusuri keberadaan mobilnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Herly Purnama sebelumnya dikonfirmasi masalah keluhan warga yang menjadi korban penggelapan mobil ini mengaku jika kasus sementara ditangani hanya saja terkendala karena pelaku tidak diketahui keberadaannya | Tribunparepare